Waktuku

Waktuku terus berdering

Melesatkan peluru-peluru tajam ke telingaku

Mengingatkanku akan tenggat

Hei, jangan lupa kerjakan ini itu

Bertubi-tubi bagaikan aliran sungai yang mengalir deras

Tiga tahun sudah berlalu

Sejak saat aku memutuskan berhijrah ke kota Laksamana Zheng He

Memang waktu adalah dimensi linear yang tak berbalik

Kuingat saat itu aku terduduk

Di depan teras penuh bunga lantai dua gedung geologi ITB

Memikirkan masa depanku kelak

Sembari melihat gedung baru yang tengah dibangun kala itu

Waktu memang terasa pelan namun menghanyutkan

Sejenak aku merenung saat ini

Namun bukan meratap

Sejenak yang cukup lama namun singkat

Akhirnya aku berdiri

Aku melihat jam tanganku:

“Ah, sudah saatnya!”

 

Sumurboto, 22 April 2018

Iklan